Hadiri Secara Daring, Kemenag Sukoharjo Dukung Peresmian ULD di Madrasah dan Pesantren

Sukoharjo (Humas) – Meminta nasihat bukanlah tanda kelemahan melainkan tanda kepedulian, demi terjaganya keluarga insan Kemenag yang sakinah dan berkualitas tempat pulang yang menyenangkan dan pula tempat tumbuhnya generasi penerus bangsa yang membahagiakan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dharma Wanita Kemenag RI, Helmi Nasaruddin Umar, dalam kegiatan MOU DWP dengan BP-4 dan Peresmian Unit Layanan Disabilitas (ULD) pada Kankemenag, Madrasah, dan Pondok Pesantren yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh Kakankemenag Kab. Sukoharjo, Kasubbag TU, Kasi, Pengawas, Perwakilan dari Kepala Madrasah dan perwakilan dari DWP Kankemenag Kab. Sukoharjo yang bertempat di Aula Kankemenag, Rabu (29/4).

Gerakan keluarga sakinah dan berkualitas dimulai dari Kementerian Agama, lanjut Helmi. Namun demikian ketua DWP mewanti-wanti agar jangan meminta nasihat kepada sembarang orang, karena justru berpotensi akan memperburuk keadaan.

“Jangan pernah curhat atau meminta nasihat dan solusi selain ke yang mempunyai kompetensi bidang itu dalam hal ini BP4, karena boleh jadi justru akan memperburuk keadaan,” ungkap Helmi. “Bahkan mungkin yang dimintai nasehat justru sudah memiliki masalah sebelumnya,” imbuhnya.

Diujung arahanya, Helmi berharap suasana saling menghargai dan menghormati antara suami istri dapat terjalin harmonis. Ditengah lelah dan penatnya suami menjalankan tugas-tugas negara, diharapkan istri pegawai negeri dapat mendampingi sekaligus menguatkan semangat sang suami.

Kagiatan diakhiri dengan peresmian secara langsung Unit Layanan Disabilitas (ULD) pada Kankemenag, Madrasah, dan Pondok Pesantren dengan cara menempelkan telapak tangan secara bersama-sama ke tombol virtual yang ada dilayar monitor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *