Perkuat Perlindungan Santri dari Kekerasan, Kemenag Sukoharjo Bentuk Satgas P2KP Lintas Sektor

(Humas) – Untuk memperkuat perlindungan santri dari perundungan dan kekerasan serta mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Pondok Pesantren (Satgas P2KP) Tingkat Kabupaten. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo, Selasa (13/10/2026).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo, Muh. Mu’alim, menyampaikan bahwa pembentukan Satgas P2KP merupakan ikhtiar bersama untuk memastikan pendidikan di pondok pesantren terbebas dari perundungan dan kekerasan.

“Pembentukan Satgas P2KP ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita untuk memastikan pelaksanaan pendidikan di pondok pesantren berjalan dengan baik, tanpa adanya perundungan, kekerasan, maupun tindakan lain yang dapat merugikan santri,” ujar Mu’alim.
Ia menegaskan bahwa perlindungan santri merupakan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Kita memiliki tanggung jawab untuk memastikan anak-anak didik mendapatkan perlindungan yang layak. Harapannya, melalui satgas ini, pencegahan dan penanganan kekerasan di pondok pesantren dapat berjalan lebih optimal, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang ramah anak dan mendukung tumbuh kembang santri secara positif,” tegas Kakankemenag.

Pembentukan Satgas P2KP tingkat kabupaten ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kementerian Agama, pemerintah daerah, kepolisian, organisasi keagamaan, hingga perangkat daerah yang membidangi pendidikan, sosial, kesehatan, serta perlindungan perempuan dan anak. Pelibatan lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sinergi untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan pondok pesantren.

Melalui pembentukan satgas ini, diharapkan upaya perlindungan santri dapat semakin diperkuat sehingga pondok pesantren tetap menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan mendukung pembentukan karakter serta tumbuh kembang generasi muda.