
Sukoharjo (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo menggelar Sosialisasi Program SERASA SURGA kepada Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kabupaten Sukoharjo di RM Limasan Jowo, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan Program SERASA SURGA (Sekolah Ramah Sesama: Santun, Unggul, Responsif, Gembira, dan Aman) yang sebelumnya diluncurkan pada momentum Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo, Muh Mualim menegaskan bahwa program ini hadir untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
“Harapannya bahwa di Sukoharjo nanti di lembaga pendidikan dari dasar maupun aliyah tidak ada lagi bullying, kekerasan, maupun pelecehan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasubbag TU Kankemenag Sukoharjo, Khomsun Nur Arif, menyampaikan bahwa Program SERASA SURGA lahir dari keprihatinan atas masih adanya kasus kekerasan dan pelecehan di lingkungan sekolah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan adab.

“Kita akan menciptakan adab dan karakter, karena adab di atas ilmu. Kesantunan dan adab menjadi titik tekan kita semua untuk kita ajarkan kepada anak didik maupun untuk diri sendiri,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa salah satu nilai utama dalam SERASA SURGA adalah sikap responsif terhadap lingkungan dan perkembangan peserta didik.
“Di dalam SERASA SURGA salah satunya adalah responsif, maka responsif itu perlu. Kita perlu respon atas perubahan sikap yang kita lihat pada anak-anak, responsif kepada semuanya, termasuk apa yang terjadi di lingkungan kita,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Sukoharjo berharap seluruh satuan RA di Kabupaten Sukoharjo mampu menghadirkan lingkungan pendidikan yang santun, ramah anak, penuh kedamaian, serta bebas dari bullying dan kekerasan.




